Fryboje46's website

Our website

13
De
Panduan Menganalisa Prediksi di Dalam Pertandingan Bola
13.12.2016 11:32


Saat menonton sayembara sepakbola di layar paras kita sering disajikan kelakuan tebak skor yang dijalani para empu. Walau memikat, saya tidak percaya memotong skor ialah sesuatu yang seharusnya dilakukan.

Kalau sepadan untuk fun and games bolehlah, tetapi tentu gak perlu dianggap serius karena tidak ada kecil logika yang cukup untuk menebak skor akhir satu buah pertandingan.

Bertentangan dengan mereka siapa menjulang yang hendak menang -- atau bahwa pertandingan akan berakhir dengan seri. Mereka seperti itu reguler saja dikerjakan, walau saat akhirnya bola itu luncai sehingga pemimpin pun sering kali khilaf diprediksi. Apa sebab? Karena terselip tata caranya. Ada logikanya. Ada "di atas kertasnya".

Melalui vokal ini beta akan danai beberapa tips membuat bayangan yang tertentu. Bukan berarti saya tetap benar di dalam memprediksi satu pertandingan. Tentu saja tidak, walaupun dengan sekutil berbangga (sediiiikit saja) abdi memiliki rekor kebenaran prediksi yang pas tinggi: sama 3 daripada 4 bayangan saya serasi kenyataan.

2 bulan sebelum terjadi, hamba memprediksi bakal terjadi All German pucuk di Liga Champions. Dalam final, tergolong di depan ribuan warga Surabaya yang tumpah sebuah programa nonton bareng, saya memprediksi Bayern Munich akan meruntuhkan Borussia Dortmund, dengan skor akhir 2-1, dan Arjen Robben sebagai penentu kemenangan. Sebelum ini saya juga meyakini jika Atletico Madrid akan menjuarai Copa Del Rey. Belakang, saya mengibaratkan Belanda hendak mengalahkan Indonesia dengan skor 3-0.

Yang ingin aku tekankan di sini adalah; bayangan bisa sah bisa cela, tapi yang penting 1 buah prediksi mutlak harus mempunyai dasar pikiran atau analisa yang make sense. Tanpa analisa yang benar, satu buah prediksi hanyalah sebuah roll of the dice, sebuah keberuntungan semata.

Dengan analisa yang sahih maka tempat keberuntungan mengecil. Siapa pemenangnya tetap selalu tidak dapat diprediksi berdasar pada 100%, makin prediksi menyerempet skor konklusi. Akan tetapi, presentase kemungkinan ketelitian prediksi mumbul tajam.

Hamba ajak Engkau untuk mengkritik beberapa bayangan terakhir hamba guna menguraikan beberapa rukun penting yang saya tetap akan produktif bagi Anda saat menguji memprediksi perbandingan.

Di antara prediksi yang hamba sebut di atas, ketelitian soal Atletico saya akui beruntung [karena sepakan Real Madrid berkali-kali menyerempet mistar tiang Atletico]. Walaupun demikian siap logika dalam belakang prediksi tersebut: Atletico juara walau Real Madrid jauh kian berkualitas. Syarat masa mewartakan ketidakrukunan pemain Madrid dengan pelatihnya, Jose Mourinho, & bahkan ketidakrukunan di antara tokoh sendiri.

Dari media langka saya menerima kabar jika Ronaldo & Mourinho pun tidak sepaham (berita menyerempet hal itu baru menongol di Nusantara beberapa waktu lalu). Guna pelatih beta paham sah arti keragaman tim dalam dan di luar tempat dan dampaknya bagi performa tim. Hal ini ditambah faktor Falcao yang sedang on fire, yang membuat saya degil memilih Atletico sebagai pemimpin.

Tips antisipasi 1: Pertimbangkan suasana pada tim, terutama saat satu turnamen berlanjur di mana pemain harus terus rapi tanpa siap menghindari rekan-rekannya.

Tip bayangan 2: Pertimbangkan kemonceran striker. Saat turnamen berlangsung ataupun saat perbandingan cup, kemonceran striker begitu menentukan. Tatkala pertandingan liga kualitas kali panjang striker menentukan (bukan kemonceran sesaat), beserta segala elemen kru lainnya. Saat laga cup/turnamen kemonceran striker lebih mengukuhkanmenjadikan, walau kurnia keseluruhan menjimbit juga mesti dipertimbangkan.

Saat memprediksi penguasaan Belanda 3-0 atas Indonesia saya menentang hati nurani. Dengan subjektif beta membela Nusantara tentunya. Tapi, saat menggunakan kacamata berpanggilan objektivitas, kalian semua pasti setuju kalau Belanda jauh di buat Indonesia. Lalu mengapa tidak memprediksi skor akhir yang lebih mencolok? Pertimbangannya, Belanda tidak akan teralu bersemangat berbeda dengan Indonesia dengan bermain penuh gairah, dengan demikian akan sanggup mereduksi perselisihan kualitas. Oleh karena itu, skor sedikit atau buntal bisa saja diprediksi dengan sound logic -- tapi kebenaran skor akhir yang spesifik, yakni 3-0, merupakan keberuntungan semata.

Tips perkiraan 3: Hindari membela satu buah tim saat membuat dugaan. Kita mahir selalu berhajat tim tali jiwa kita menang, tapi tatkala membuat prediksi tentu mantik harus diutamakan di buat fanatisme membenang.

Saya tersenyum saat menafsirkan di sebuah media tanda tentang persamaan-persamaan final Permufakatan Champions tahun ini dengan tahun 1997 saat Dortmund menjadi wijaya terakhir periode. Banyak pembaca saya serius terpancing untuk memprediksi penguasaan Dortmund berdasarkan fakta-fakta tersebut. Mereka meleng bahwa fakta-fakta tersebut memukau dan betul2 benar adanya, namun gak memiliki kolerasi apapun dengan pertandingan pucuk Liga Champions kali ini. Menghubung-hubungkan sebuah kelurusan hati dengan bukti yang lain ialah salah satu tiruan dari sekian banyak tingkah fallacy of logic.

Tips prediksi 4: Jangan terpancing para wartawan yang seringkali mengungkapkan hal-hal yang karakternya sebatas entertainment (menarik), akan tetapi dijual seakan akan gesit menjadi ruang membuat 1 buah prediksi sayembara.

Dalam vokal yang sama statistik pertandingan sempang Dortmund vs Bayern juga dimunculkan muncul bertahun-tahun ke belakang. Karena ilmu sejarah statistik Dortmund memang megah saat menentang Bayern, tidak sedikit yang kemudian menilai BVB akan sanggup mengalahkan Bayern di kesimpulan Eropa. Hal ini mengecoh. Mengapa? Karena statistik masa "Hindia Belanda" tidak ada hubungannya dengan mutakhir. Statistik asal musim pula biar tidak siap dengan sama sekali menjadi tolok ukur. Perkembangan ke-2 tim mulai pertemuan belakang perlu dipertimbangkan.

Tips prediksi 5: Gunakan statistik terkini. Artinya, fokuskan perhatian Kamu pada statistik pertandingan rumpang kedua menjimbit yang paling dekat beserta saat ini. Kecuali itu pertimbangkan pula skor pertandingan (menang/seri/kalah) dan performa permainan (impresif/beruntung/naik-turun/dll. ) kedua tim dengan keseluruhan (melawan siapa saja), untuk masa akhir-akhir ini saja.

Karena prediksi saya kerap saya tampilkan di twitter (@coachtimo), banyak pihak memeras saya memprediksi berbagai sayembara lainnya. Rutin saya abaikan atau beta tolak dengan alasan sedikit paham mengenai kekuatan ke-2 tim. Alasan saya berikut senafas beserta tips bayangan berikut.

Trik prediksi 6: Jangan bertahu-tahu. Hindari mencoba-coba membuat dugaan tanpa dilatar belakangi kabar dan pesiaran yang elok mengenai menjulang atau perkongsian tersebut. Bahwa bukan pakarnya English Premiere League, contohnya, hindari menciptakan prediksi mengenai MU vs Chelsea. Aku mustahil jadi pakar tentang semua permufakatan yang terdapat. Akui sekadar.

beritabolaku Tips dugaan 7: Aku juga gak seharusnya memprediksi setiap festival. Ada waktunya pertandingan super sulit diprediksi. Analisa Anda deadlock. Prosentase kemenangan untuk kedua menjulang menurut Engkau 50-50. Kalau sudah amat tahan pribadi, hindari mengempa diri menciptakan prediksi. Dengan demikian prosentase kejituan bayangan anda hendak meningkat.

Sedang banyak pertimbangan lainnya yang bisa dan patut diterapkan dalam menghasilkan sebuah bayangan yang terhormat. Karena keterbatasan tempat hamba berhenti datang di sini dulu.

Ingat: satu prediksi yang berkelas tidak melulu ditentukan oleh realitas prediksi itu. Sebuah perkiraan yang berkualitas, baik sah maupun khilaf, seharusnya dinilai dari reason atau pembawaan analisa yang ada pada belakangnya.

Comments


Make your free website at Beep.com
 
The responsible person for the content of this web site is solely
the webmaster of this website, approachable via this form!